Jumat, 25 Agustus 2017

Tentang Otoritas Tuhan dan Negara


Judul: God and the State
Penulis: Mikhail Bakunin
Penerbit: Second Hope
Cetakan: Pertama, 2017
Tebal: 144 hlm; 13 x 19 cm
ISBN: 978-602-1142-98-1

Mikhail Bakunin, lelaki yang disebut Alexander Herzen terlahir bukan di bawah bintang namun di bawah komet, pernah menulis pamflet termasyhur berjudul God and the State. Kini, kita bisa membaca pamflet tersebut yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan diterbitkan dalam format buku kecil oleh Second Hope. Bakunin sendiri ialah salah satu tokoh anarkis terbesar selain Pierre-Joseph Proudhon, Peter Kropotkin, dan Max Stirner. Bakunin juga terkenal gara-gara perdebatannya melawan tokoh besar komunis, Karl Marx, dalam Sidang Internasionale di Den Haag pada tahun 1872. Selain berbeda pemikiran, Bakunin pun berlainan karakter dengan Marx. Jika kita mengenal Marx pertama kali sebagai intelektual dan teoretikus ekonomi-politik, Bakunin lebih dikenal sebagai aktivis.

Rekonstruksi Riwayat Semesta


Judul: Semua Ikan di Langit
Penulis: Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Penerbit: Grasindo
Cetakan: Pertama, Februari 2017
Tebal: 259 halaman
ISBN: 978-602-375-806-7

Keputusan dewan juri Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2016 cukup mengejutkan. Dewan juri hanya memilih pemenang pertama, dan tidak memilih pemenang-pemenang di bawahnya. Naskah novel Semua Ikan di Langit garapan Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie disebut punya pencapaian bahasa yang tinggi dan mendekati puisi. Dalam laporan pertanggungjawaban mereka, dewan juri Sayembara Novel DKJ 2016 menulis, “Semua Ikan di Langit ditulis dengan keterampilan bahasa yang berada di atas rata-rata para peserta sayembara kali ini. Novel ini mampu merekahkan miris dan manis pada saat bersamaan. Dan, perbedaan mutu yang tajam antara pemenang pertama dan naskah-naskah lainnya, membuat dewan juri tidak memilih pemenang-pemenang di bawahnya.”

Buku Sastra Melimpah Cap


Semakin hari, sampul buku sastra semakin penuh. Sampul buku sastra seakan tak bisa lagi sekadar menampilkan judul buku, nama pengarang, ilustrasi, dan logo penerbit. Tahun 2014, Gramedia Pustaka Utama menerbitkan beberapa buku sastra bercap merah bermotif bunga. Cap menandai buku sebagai karya sastra klasik dan legendaris, semisal: Siddharta karya Hermann Hesse; The Adventures of Pinocchio karya Carlo Collodi; dan Peter Pan karya J.M. Barrie. Legitimasi “karya sastra klasik” dibangun oleh pembacaan selama berzaman-zaman. Sekali cap itu tercetak, masa berlakunya sampai akhir zaman. Buku-buku bercap jadi bacaan wajib sebelum kita mati.